Nilamuaniez's Blog

Just another WordPress.com weblog

Selasa, malemmm Mei 25, 2009

Filed under: Uncategorized — nilamuaniez @ 3:21 pm

dear,,,25 mei 2009
malam nechh habiz magribb,,,q sekuarga tower house berangkat ke kampus tercinta,,kebetulan malam nech kelas IB ada acara penyerahan jabatan dari pengurus lama ke pegurus yg baru,,,
seperti biasa,,,sebelum acara dimulai dan sambil menunggu temen2 yg lain datang,,maka kami berempat,,,(niela,,anti.,,uni dan aniez),,ngenet dulu ahh,,
tepat jam 20 kami baru dech ngumpul ama temen2 yang lain,,,and sesampainya disana acara mank sudah mau dimulai jadi langsung dech,,,tanpa berbasa basii,,acarapun dimulai,,tahapan demi thapan telah berlalu,,sampailah pada tahap yang ditunggu dan dinantikan makannnn barennnnnnnnnnnnnngggggggg,,,
hehheheheh
begitulah klo sudah ngumpul barengg,,,terakhir yang terjadi pada maniakz foto semua,,,hikhihkk,,,
setelahh puas berposeee ria akhirny kami plgg…tapi parahnya q dan temenq ga lgsung plg tuhh,,,lanjutin ngenet enak nech kayaknya,,
awalnya kami janji cuma ampe jam 22 teruz lgsung plg dech coz mengingat besok masih ad perjuangan,,,tapi sampai jam 22.30 q masih az betah di kampus ga da diantara temen2q yagn bergerak tuk plg,,
lanjutttttttttttt dchhhh,,,
(lagi…)

 

Tugas I (Progress PA Niela) Mei 23, 2009

Filed under: Uncategorized — nilamuaniez @ 12:43 pm

PROGESS PA NIELA

SISTEM  INFORMASI TOUR DAN TRAVEL

FASE I :P engenalan Sistem Informasi dan Keterlibatan Personal

Pengenalan Sistem

1. Masalah

Sebuah sistem informasi diperlukan untuk mendukung semua proses bisnis yang mendukung pengambilan keputusan secara tepat dan bermanfaat bagi semua pihak. Mengingat begitu pentingnya system informasi bagi sebuah perusahaan dan disini PT. MMS Tour dan Travel masih menggunakan system manual, terutama dalam bagian accounting yang hanya ditangani oleh satu orang karyawan dimana dia merangkap untuk dan penggajian, maka penulis ingin membuat sebuah system informasi tentang penggajian karyawan sehingga dapat membantu paerusahaan dalam pengelolaan perusahaannya terutama dibagian accounting untuk penghitungan dan pembayaran gaji karyawan yang dilakukan setiap bulannya. (lagi…)

 

Resume Nila Mei 22, 2009

Filed under: Uncategorized — nilamuaniez @ 2:55 pm

BAB

Pendahulun

ANALISiS DAN SISTEM INFORMASI

1. Konsep Dasar Sistem

Prosedur : “Suatu sistem adalah jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan/untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.”

Prosedur adalah “rangkaian operasi klerika l (tulis-menulis), yang melibatkan beberapa orang di dalam satu/lebih departemen yang digunakan untuk menjamin penanganan yang seragam dari transaksi- transaksi bisnis yang terjadi serta untuk menyelesaikan suatu kegiatan tertentu”.

Urutan kegiatan digunakan untuk menjelaskan apa (what) yang harus dikerjakan, siapa (who) yang mengerjakannya, kapan (when) dikerjakan dan bagaimana (how) mengerjakannya.

Penekanan pada elemen/komponennya : “Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu”

Komponen-komponen /subsistem -subsistem tersebut tidak dapat berdiri lepas sendiri-sen

diri, tetapi subsistem – subsistem tersebut saling berinteraksi dan berhubungan membentuk satu kesatuan sehingga tujuan/sasaran sistem tersebut dapat tercapai.

2. Karakteristik Sistem

a. Komponen-komponen (Components)

Terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi,  dan bekerja sama membentuk satu kesatuan

b. Masukan (Input)

Energi yang dimasukkan kedalam system. Masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input).

c. Keluaran (Output)

Hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan.

d. Pengolah (Process)

Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran

e. Sasaran (Objectives) atau Tujuan (Goal)

Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan system

3. Klasifikasi Sistem

a. System Tertentu (Deterministic System)

Beroperas i dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi,  interaksi diantara bagian-bagiannya dapat dideteksi dengan pasti seh ingga keluarannya dapat diramalkan. System probabilitas (Probabilistic System). Sistem yang input dan prosesnya dapat didef inisikan, tetapi output yang dihasilkan tidak dapat ditentukan dengan pasti.

b. System Terbuka (Open System)

Sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luar.

c. Sistem Tertutup (Closed System)

Dimana proses yang terjadi tidak mengalami pertukaran materi, energi atau informasi dengan lingkungan diluar sistem tersebut.

d. Relatively Closed Sistem

Sistem yang tertutup tetapi tidak tertutup sama sekali untuk menerima pengaruh pengaruh lain.

e. Artificial System

Sistem yang meniru kejadian dalam system. Sistem ini dibentuk berdasarkan kejadian dialam dimana manusia tidak mampu melakukannya.

f. Natural System

Sistem yang dibentuk dari kejadian dalam alam.  Contoh : laut, tata surya dan lain lain.

g. Manned Sistem

Sistem penjelasan tingkah laku yang meliputi ke ikutsertaan manusia.

Perancang sistem lebih banyak menggunakan metode “Relatively Closed dan Deterministic System”, karena sistem ini dalam pengerjaannya lebih mudah meramalkan hasil yang akan diperoleh dan lebih mudah diatur dan diawasi.

4. Jenis Sistem

Pada dasarnya sistem dibagi dua jenis, yaitu sistem alami seperti system matahari, sistem luar angkasa, sistem reproduksi dan lain sebagainya ; kedua, sistem buatan manusia seperti sistem hukum , sistem perpustakaan, sistem transportasi dan lain sebagainya.

Sistem yang akan dipelajari adalah sistem yang terotomasi, yang merupakan bagian dari sistem buatan manusia dan berinteraksi atau dikontrol oleh satu/lebih computer sebagai bagian dari sistem yang digunakan dalam masyarakat modern.

Sistem terotomasi terbagi dalam sejumlah kategori, yaitu :

a. On-line System

b. Real-Time system

c. Decision support system-strategic planning systems

  1. Knowledge-based systems

5. Pelaku Sistem

Pelaku system terdiri dari komponen berikut ini:

a. Pemakai

b. Manajemen

c. Pemerikas

d. Penganalisa system

e. Pendesain system

f. Pemrograman

g. Personil Pengoperasian

6. Informasi

Memahami konsep dasar informasi adalah sangat pentin g (vital) dalam mendesain sebuah sistem informasi yang efektif (effective business system). Menyiapkan langkah/metode dalam menyediakan  informasi yang  berkualitas adalah tujuan dalam mendesain sistem baru.

Data VS Informasi

Data adalah deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang dihadapi. Data bisnis (business data) adalah deskripsi organisasi tentang sesuatu (resources) dan kejadian (transactions) yang terjadi.  Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata.  Kejadian (event) adalah sesuatu yang terjadi pada saat terte ntu. Sumber dari informasi adalah data. Data merupakan bentuk yang belum dapat memberikan manfaat yang besar bagi penerimanya, sehingga perlu suatu model yang nantinya akan dikelompokkan dan diproses untuk menghasilkan informasi.

Definisi Informasi

Informasi adalah Data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya.  Informasi juga  sesuatu yang nyata /setengah nyata yang dapat mengurangi derajat ketidakpastian tentang suatu keadaan/kejadian. Definisi lain Informasi yaitu menggorganisasikan data untuk membantu dalam pengambilan keputusan tertentu/untuk tindakan dimasa yang akan datang/bukan berupa suatu tindakan untuk mencapai tujuan perusahaan (pilihan ini disebut juga dengan (business decision making).

7. Pengolahan Data (Data Processing)

P engolahan data merupakan masa/waktu yang digunakan untuk mendeskripsikan perubahan bentuk data menjadi informasi yang memiliki kegunaan.

  1. Data Input

-          Recording transaction data ke sebuah pengolahan data medium

-          Coding transaction data kedalam bentuk lain

-          Storing data or information untuk pengambilan keputusan

  1. Data Transformation

-          Calculating, operasi aritmatik terhadap data field

-          Summarizing, prose akumulasi beberapa data

-          Classifying data group yang terdiri dari:

  • Categorizing data kedalam group berdasarkan karakteristik tertentu
  • Sorting data ke bentuk yang berurutan
  • Merging untuk dua atau lebih set data berdasarkan criteria tertentu
  • Matching data berdasar keinginan pengguna terhadap group data.
  1. Information Output

-          Displaying result

-          Reproducing

-          Telecommunicating

8. Siklus Informasi

Gambar 1

Siklus Informasi


Kualitas Informasi

Kualitas informasi (quality of information) sangat dipengaruhi atau ditentukan oleh 3 hal, yaitu :

a. Relevan (Relevancy)

b. Akurat (Accuracy)

c. Tepat Waktu

d. Ekonomi

e. Efesien (Efficiency)

f. Dapat dipercaya (reability)

Nilai Informasi

Nilai informasi ditentukan dari: Manfaat (use) dan Biaya (cost). Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya dan sebagian besar informasi tidak dapat tepat ditaksir keuntungannya dengan satuan nilai uang, tetapi dapat ditaksir nilai efe ktivitasnya. Pengukurannya dapat menggunakan analisis cost effectiveness/cost benefit.

Informasi dan tingkat manajemen

a. Informasi strategis

b. Informasi taktis

c. Informasi teknis

System informasi

Suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan,

Manfaat System Informasi:

  1. Organisasi, untuk mengolah transaksi-transaksi, mengurangi biaya dan menghasilkan pendapatan sebagai salah satu produk atau pelayanan mereka.
  2. Bank, untuk mengolah cek-cek nasabah dan membuat berbagai laporan rekening Koran dan transaksi yang terjadi
  3. Perusahaan, untuk mempertahankan persediaan pada tingkat paling rendah agar konsisten dengan jenis barang yang tersedia

9. Analisis dan Desain Sistem

Analisis sistem sangat bergantung pada teori sistem umum sebagai sebuah landasan konseptual. Tujuannya adalah untuk memperbaiki berbagai fungsi di dalam sistem agar lebih efisien, untuk mengubah sasaran sistem , untuk mengganti output, untuk  mencapai tujuan yang sama dengan seperangkat input yang lain atau untuk melakukan beberapa perbaikan serupa.


Tahapan dalam menganalisis system

  1. Definisi masalahnya
  2. Pahami system tersebut dan buat definisinya
  3. Alternative apa saja yang tersedia untuk mencapai tujuan dengan memperhatikan modifikasi system tersebut
  4. Pilih salah satu alternative yang telah dirumuskan pada tahap sebelumnya
  5. Terapkan alternative tersebut
  6. Jika memungkinkan harus mencoba mengevaluasi dampak dari perubahan yang telah dilakukan terhadap system.

10. Globalisasi Ekonomi

a. E-commerce dan E-Business

Sebagai akibat dari globalisasi dan meluasnya internet, bisnis berubah atau memperluas model bisnis untuk mengimplementasikan electronic commerce (ecommerce)/perdagangan elektronik dan electronic business (e- business)/bisnis elektronik. Internet secara fundamental mengubah aturan-aturan pelaksanaan bisnis.

b. Keamanan dan Privasi

Bersamaan dengan tumbuhnya ekonomi digital, masyarakat dan organisasi mengembangkan kesadaran tinggi akan isu keamanan dan privasi yang dilibatkan dalam ekonomi saat ini. Hal yang berhubungan dengan keamanan adalah isu privasi.

c. Kolaborasi dan Rekanan

Kolaborasi dan rekanan adalah tren bisnis signifikan yang mempengaruhi aplikasi system informasi.

d. Manajemen Aset Pengetahuan

Pengetahuan adalah hasil dari rangkaian bagaimana memperoses data mentah menjadi informasi yang berguna.

e. Continous Improvement dan Total Quality Management

Sistem informasi mengotomatisasi dan mendukung proses bisnis. Dalam usaha untuk terus-menerus memperbaiki proses bisnis. Continous Process Improvement memeriksa proses bisnis untuk mengimplementasikan serangkaian perubahan/perbaikan.

f. Design Ulang proses bisnis

System informasi hanya mengotomatisasi banyak hal yang tidak efisien ini. Oleh karena itu dibutuhkan suatu desain ulang proses bisnis.

g. Aplikasi Enterprise

BAB I

ASUMSI PERANAN PENGANALISIS SISTEM

Informasi

Informasi adalah sebuah sumber organisasi dimana harus diatur secara baik seperti sumber daya lainnya. Prose informasi harus diatur untuk mendapatkan keunggulan potensial informasi.

Kategori

Ada 8 kategori system informasi

  1. Transaction processing systems (TPS)
  2. Office automation systems (OAS)
  3. Knowledge work systems (KWS)
  4. Management information systems (MIS)
  5. Decision support systems (DSS)
  6. Expert systems (ES)
  7. Group decision support systems (GDSS)
  8. Executive support systems (EES)

Teknologi baru

Teknologi baru diintegrasikan dengan system tradisional

  1. Ecommerce menggunakan Web untuk melakukan aktifitas bisnis
  2. Enterprise Resource Planning (ERP) mengintegrasikan banyak sistem informasi yang berbeda dalam suatu perusahaan
  3. Peralatan Wireless and handheld , termasuk mobile commerce (mcommerce)
    1. Open source software

Keuntungan menggunakan Web

  1. Meningkatkan kepedulian terhadap ketersediaan layanan, produk, orang atau group
  2. 24 jam akses users
  3. Disain interface standard
  4. Menciptakan sistem global

Analisa dan Perancangan System

Analisa dan perancangan sistem adalah sebuah pendekatan sistematik untuk mengidentifikasi masalah, kesempatan, tujuan; analisa aliran informasi organisasi; dan merancang sistem informasi terkomputer untuk menyelesaikan sebuah masalah

Analis system

Analis Sistem adalah  problem solvers, dan membutuhkan keahlian komunikasi, yang berfungsi sebagai konsultan bisnis, men-support para expert dalam bisnis dan agen perubahan.

Siklus Hidup Pengembangan System

Siklus Hidup pengembangan sistem adalah sebuah pendekatan sistem untuk menyelesaikan masalah bisnis yang terdiri dai 7 fase yaitu

  1. Pengenalan dan keterlibatan personal
  2. Menentukan kebutuhan informasi dan keterlibatan personal
  3. Analisa kebutuhan system dan keterlibatan personal
  4. Merancang system yang direkomendasikan dan personnel involved
  5. Mengembangkan dan mendokumentasikan program dan keterlibatan personel
  6. Testing dan implementasi system
  7. Implementasi dan evaluasi system dan keterlibatan personal

Perbaikan Sistem

  • Rapid Aplication Development yaitu pendekatan orentasi objek untuk pengembangan siste
  • Maintenance Sistem yaitu menghilangkan error yang tidak terdeteksi dan meningkatkan software yang ada
  • Peningkatan Sistem, dengan alasa menambah fitur tambahan pada system, kebutuhan bisnis, teknologi hardware dll

Tool CASE

Tool CASE adalah otomatis, paket software secara microcomputer untuk analisa dan didesain system. Ada empat alas an untuk penggunaan tool CASE yaitu:

  1. Untuk meningkatkan produktifitas analis system
  2. Perantara komunikasi antara analis dan user
  3. Menyiapkan kontinuitas diantara fase siklus hidup
  4. Untuk mengetahui pengaruh dari maintenance

Tool CASE dibagi menjadi bebrapa katogori yaitu:

-       Upper CASE (front-end CASE), digunakan untuk melakukan analisa dan disain

-       Lower CASE (back-end CASE).,dimana men-geterete kode sumber bahasa program dari desain CASE

-       Integrated CASE, melakukan fungsi upper and lower CASE

Analisa dan perancangan system berorientasi obyek

  • Analisa dan disain berorientasi Obyek/Oriented (O-O) digunakan untuk membuat program berorientasi obyek
  • Pemograman O-O tidak hanya mencakup kode tentang data, namun juga instruksi tentang operasi yang harus ditampilkan atasnya

Tipe Analisa dan Disain O-O

  • Ada tiga analisa dan disain O-O :

-       Analisa berorientasi Obyek / Object-Oriented Analysis (OOA)

-       Disain berorientasi obyek / Object-Oriented Design (OOD)

-       Unifield Modeling Language (UML), suatu bahasa standar pemodelan berorientasi obyek

Metodologi Alternatif

Metodologi alternative adalah tersedia untuk analisa system.

Yang  termasuk dalam metodologi alternatif yaitu :

  • Prototyping
  • ETHICS
  • Project champions
  • Soft System Methodologi
  • Multi-view

 

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.