I. Pendahuluan
MRTG (Multi Router Traffic Grapher) merupakan sebuah tool untuk memonitor trafik yang
terjadi di dalam sebuah jaringan. Walaupun saat ini sudah banyak tool monitoring yang baru
seperti cacti, nagios , ntop , dan sebagainya, MRTG
masih tetap menjadi pilihan seorang system atau network administrator untuk melihat
jaringannya. MRTG yang dibuat oleh Tobi Oetiker ditulis dengan menggunakan bahasa Perl
dan menggunakan SNMP untuk membaca traffic counters dan bahasa C yang cepat untuk
membuat log trafik data dan membuat grafik yang indah yang mewakili trafik jaringan. Tidak
saja memonitor trafik jaringan, MRTG mampu memonitor hal-hal lain di dalam sebuah server
seperti Memory, System Load, dan lain sebagainya. Di dalam artikel ini akan dijelaskan tentang
bagaimana cara menginstal MRTG di Centos 5.2.
(lagi…)
MRTG (Multi Router Traffic Grapher) Juli 15, 2009
Proposal PA Niela Juli 10, 2009
I. LATAR BELAKANG
Pada saat ini informasi merupakan suatu kebutuhan yang sangat penting bagi organisasi atau perusahaan untuk pengambilan keputusan demi tercapainya tujuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan tersebut. Dengan adanya komputer akan mempermudah manusia dalam melakukan pekerjaan yang rumit jika dikerjakan secara manual sehingga dengan demikian pekerjaan tersebut akan terhindar dari keterlambatan dan ketidakefisiennya kerja. Selain itu dengan kehadiran komputer maka kinerja perusahaan dan operasionalnya dapat ditingkatkan sehingga secara tidak langsung dapat meningkatkan kualitas dan mutu kerja yang dihasilkan.
Persediaan adalah salah satu elemen modal kerja, seperti halnya dengan kas, surat-surat berharga dan piutang, merupakan aktiva yang selalu bergerak dan selalu mengalami perubahan, seiring dengan tingkat aktivitas perusahaan. Tanpa adanya persediaan, maka perusahaan akan mengalami kesulitan dalam memenuhi permintaan konsumennya. Konsumen yang tidak terpenuhi kebutuhannya, akan beralih kepada perusahaan lain. Akan tetapi bila persediaan juga jumlahnya terlalu banyak maka perusahaan akan kehilangan kesempatan untuk memanfaatkan dana yang tertanam dalam persediaan.
Pengelolaan persediaan merupakan sebuah mekanisme yang penting bagi sebuah perusahaan, mengkomunikasikan data ke berbagai pihak, menyimpan dan memproses serta menyajikannya dalam berbagai bentuk, laporan juga sangat dibutuhkan oleh sebuah perusahaan atau badan usaha lain termasuk GOR BULUTANGKIS.
(lagi…)
Juni 14, 2009
The Potter’s – Keterlaluan
kamu kok seperti hantu
terus menghantui aku
kamu bikin pusing kepalaku
lama-lama kau terus sakiti aku
kamu gak bergelimangan harta
kamu bukan putri raja
dan juga bukan cinderella
tapi mengapa kau buat aku gila
reff:
kamu keterlaluan
kamu punya simpanan
maka maafin aku
i’m sorry say goodbye
kamu keterlaluan
kamu duain aku
maka maafin aku
ku harus tinggalin kamu
kamu kok seperti hantu
terus menghantui aku
kamu bikin pusing kepalaku
lagi-lagi kau terus sakiti aku
kamu gak bergelimangan harta
kamu bukan putri raja
dan juga bukan cinderella
tapi mengapa kau buat aku gila
repeat reff [2x]
Lirik lagu The Potter’s – Keterlaluan ini dipersembahkan oleh LirikLaguIndonesia.Net. Kunjungi DownloadLaguIndonesia.Net untuk download MP3 The Potter’s – Keterlaluan.
Hups Juni 13, 2009
(Daftar Kegiatan Bisnis, Diagram Konteks, Diagram Level 0)
Daftar kegiatan bisnis
GOR BULUTANGKIS 3P (Tiga Putra) merupakan suatu usaha yang bergerak dibidang olahraga, khususnya untuk Bulutangkis, GOR BULUTANGKIS terdiri dari 3 kelompok usaha didalamnya, yaitu:
1. Penyediaan lapangan untuk permainan Bulutangkis
2. Toko untuk penyediaan alat-alat olahraga dan sebagainya, serta
3. Kantin
Dalam penyusunan Proyek Akhir ini penulis mengambil judul tentang system persediaan barang pada GOR BULUTANGKIS, dimana disini mencakup tentang persediaan terhadap barang di Toko serta persediaan barang kantin.
(lagi…)
Tugas Lagi Juni 11, 2009
BAB IV
ANALISIS KEBUTUHAN
Tahap requirement analysis adalah tahap interaksi intensif antara analis sistem dengan komunitas pemakai sistem (end-user), dimana team pengembangan sistem menunjukkan keahliannya untuk mendapatkan tanggapan dan kepercayaan pemakai, sehingga mendapat partisipasi yang baik.
Merupakan pekerjaan sulit untuk mendapatkan kesepakatan (skeptical) pemakai tentang kebutuhan mereka dari sebuah sistem informasi, karena mungkin pemakai mengalami kegagalan sistem informasi sebelumnya (lagi…)
Selasa, malemmm Mei 25, 2009
dear,,,25 mei 2009
malam nechh habiz magribb,,,q sekuarga tower house berangkat ke kampus tercinta,,kebetulan malam nech kelas IB ada acara penyerahan jabatan dari pengurus lama ke pegurus yg baru,,,
seperti biasa,,,sebelum acara dimulai dan sambil menunggu temen2 yg lain datang,,maka kami berempat,,,(niela,,anti.,,uni dan aniez),,ngenet dulu ahh,,
tepat jam 20 kami baru dech ngumpul ama temen2 yang lain,,,and sesampainya disana acara mank sudah mau dimulai jadi langsung dech,,,tanpa berbasa basii,,acarapun dimulai,,tahapan demi thapan telah berlalu,,sampailah pada tahap yang ditunggu dan dinantikan makannnn barennnnnnnnnnnnnngggggggg,,,
hehheheheh
begitulah klo sudah ngumpul barengg,,,terakhir yang terjadi pada maniakz foto semua,,,hikhihkk,,,
setelahh puas berposeee ria akhirny kami plgg…tapi parahnya q dan temenq ga lgsung plg tuhh,,,lanjutin ngenet enak nech kayaknya,,
awalnya kami janji cuma ampe jam 22 teruz lgsung plg dech coz mengingat besok masih ad perjuangan,,,tapi sampai jam 22.30 q masih az betah di kampus ga da diantara temen2q yagn bergerak tuk plg,,
lanjutttttttttttt dchhhh,,,
(lagi…)
Tugas I (Progress PA Niela) Mei 23, 2009
PROGESS PA NIELA
SISTEM INFORMASI TOUR DAN TRAVEL
FASE I
engenalan Sistem Informasi dan Keterlibatan Personal
Pengenalan Sistem
1. Masalah
Sebuah sistem informasi diperlukan untuk mendukung semua proses bisnis yang mendukung pengambilan keputusan secara tepat dan bermanfaat bagi semua pihak. Mengingat begitu pentingnya system informasi bagi sebuah perusahaan dan disini PT. MMS Tour dan Travel masih menggunakan system manual, terutama dalam bagian accounting yang hanya ditangani oleh satu orang karyawan dimana dia merangkap untuk dan penggajian, maka penulis ingin membuat sebuah system informasi tentang penggajian karyawan sehingga dapat membantu paerusahaan dalam pengelolaan perusahaannya terutama dibagian accounting untuk penghitungan dan pembayaran gaji karyawan yang dilakukan setiap bulannya. (lagi…)
Resume Nila Mei 22, 2009
BAB
Pendahulun
ANALISiS DAN SISTEM INFORMASI
1. Konsep Dasar Sistem
Prosedur : “Suatu sistem adalah jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan/untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.”
Prosedur adalah “rangkaian operasi klerika l (tulis-menulis), yang melibatkan beberapa orang di dalam satu/lebih departemen yang digunakan untuk menjamin penanganan yang seragam dari transaksi- transaksi bisnis yang terjadi serta untuk menyelesaikan suatu kegiatan tertentu”.
Urutan kegiatan digunakan untuk menjelaskan apa (what) yang harus dikerjakan, siapa (who) yang mengerjakannya, kapan (when) dikerjakan dan bagaimana (how) mengerjakannya.
Penekanan pada elemen/komponennya : “Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu”
Komponen-komponen /subsistem -subsistem tersebut tidak dapat berdiri lepas sendiri-sen
diri, tetapi subsistem – subsistem tersebut saling berinteraksi dan berhubungan membentuk satu kesatuan sehingga tujuan/sasaran sistem tersebut dapat tercapai.
2. Karakteristik Sistem
a. Komponen-komponen (Components)
Terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, dan bekerja sama membentuk satu kesatuan
b. Masukan (Input)
Energi yang dimasukkan kedalam system. Masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input).
c. Keluaran (Output)
Hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan.
d. Pengolah (Process)
Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran
e. Sasaran (Objectives) atau Tujuan (Goal)
Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan system
3. Klasifikasi Sistem
a. System Tertentu (Deterministic System)
Beroperas i dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi, interaksi diantara bagian-bagiannya dapat dideteksi dengan pasti seh ingga keluarannya dapat diramalkan. System probabilitas (Probabilistic System). Sistem yang input dan prosesnya dapat didef inisikan, tetapi output yang dihasilkan tidak dapat ditentukan dengan pasti.
b. System Terbuka (Open System)
Sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luar.
c. Sistem Tertutup (Closed System)
Dimana proses yang terjadi tidak mengalami pertukaran materi, energi atau informasi dengan lingkungan diluar sistem tersebut.
d. Relatively Closed Sistem
Sistem yang tertutup tetapi tidak tertutup sama sekali untuk menerima pengaruh pengaruh lain.
e. Artificial System
Sistem yang meniru kejadian dalam system. Sistem ini dibentuk berdasarkan kejadian dialam dimana manusia tidak mampu melakukannya.
f. Natural System
Sistem yang dibentuk dari kejadian dalam alam. Contoh : laut, tata surya dan lain lain.
g. Manned Sistem
Sistem penjelasan tingkah laku yang meliputi ke ikutsertaan manusia.
Perancang sistem lebih banyak menggunakan metode “Relatively Closed dan Deterministic System”, karena sistem ini dalam pengerjaannya lebih mudah meramalkan hasil yang akan diperoleh dan lebih mudah diatur dan diawasi.
4. Jenis Sistem
Pada dasarnya sistem dibagi dua jenis, yaitu sistem alami seperti system matahari, sistem luar angkasa, sistem reproduksi dan lain sebagainya ; kedua, sistem buatan manusia seperti sistem hukum , sistem perpustakaan, sistem transportasi dan lain sebagainya.
Sistem yang akan dipelajari adalah sistem yang terotomasi, yang merupakan bagian dari sistem buatan manusia dan berinteraksi atau dikontrol oleh satu/lebih computer sebagai bagian dari sistem yang digunakan dalam masyarakat modern.
Sistem terotomasi terbagi dalam sejumlah kategori, yaitu :
a. On-line System
b. Real-Time system
c. Decision support system-strategic planning systems
- Knowledge-based systems
5. Pelaku Sistem
Pelaku system terdiri dari komponen berikut ini:
a. Pemakai
b. Manajemen
c. Pemerikas
d. Penganalisa system
e. Pendesain system
f. Pemrograman
g. Personil Pengoperasian
6. Informasi
Memahami konsep dasar informasi adalah sangat pentin g (vital) dalam mendesain sebuah sistem informasi yang efektif (effective business system). Menyiapkan langkah/metode dalam menyediakan informasi yang berkualitas adalah tujuan dalam mendesain sistem baru.
Data VS Informasi
Data adalah deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang dihadapi. Data bisnis (business data) adalah deskripsi organisasi tentang sesuatu (resources) dan kejadian (transactions) yang terjadi. Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata. Kejadian (event) adalah sesuatu yang terjadi pada saat terte ntu. Sumber dari informasi adalah data. Data merupakan bentuk yang belum dapat memberikan manfaat yang besar bagi penerimanya, sehingga perlu suatu model yang nantinya akan dikelompokkan dan diproses untuk menghasilkan informasi.
Definisi Informasi
Informasi adalah Data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya. Informasi juga sesuatu yang nyata /setengah nyata yang dapat mengurangi derajat ketidakpastian tentang suatu keadaan/kejadian. Definisi lain Informasi yaitu menggorganisasikan data untuk membantu dalam pengambilan keputusan tertentu/untuk tindakan dimasa yang akan datang/bukan berupa suatu tindakan untuk mencapai tujuan perusahaan (pilihan ini disebut juga dengan (business decision making).
7. Pengolahan Data (Data Processing)
P engolahan data merupakan masa/waktu yang digunakan untuk mendeskripsikan perubahan bentuk data menjadi informasi yang memiliki kegunaan.
- Data Input
- Recording transaction data ke sebuah pengolahan data medium
- Coding transaction data kedalam bentuk lain
- Storing data or information untuk pengambilan keputusan
- Data Transformation
- Calculating, operasi aritmatik terhadap data field
- Summarizing, prose akumulasi beberapa data
- Classifying data group yang terdiri dari:
- Categorizing data kedalam group berdasarkan karakteristik tertentu
- Sorting data ke bentuk yang berurutan
- Merging untuk dua atau lebih set data berdasarkan criteria tertentu
- Matching data berdasar keinginan pengguna terhadap group data.
- Information Output
- Displaying result
- Reproducing
- Telecommunicating
8. Siklus Informasi
Gambar 1
Siklus Informasi
Kualitas Informasi
Kualitas informasi (quality of information) sangat dipengaruhi atau ditentukan oleh 3 hal, yaitu :
a. Relevan (Relevancy)
b. Akurat (Accuracy)
c. Tepat Waktu
d. Ekonomi
e. Efesien (Efficiency)
f. Dapat dipercaya (reability)
Nilai Informasi
Nilai informasi ditentukan dari: Manfaat (use) dan Biaya (cost). Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya dan sebagian besar informasi tidak dapat tepat ditaksir keuntungannya dengan satuan nilai uang, tetapi dapat ditaksir nilai efe ktivitasnya. Pengukurannya dapat menggunakan analisis cost effectiveness/cost benefit.
Informasi dan tingkat manajemen
a. Informasi strategis
b. Informasi taktis
c. Informasi teknis
System informasi
Suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan,
Manfaat System Informasi:
- Organisasi, untuk mengolah transaksi-transaksi, mengurangi biaya dan menghasilkan pendapatan sebagai salah satu produk atau pelayanan mereka.
- Bank, untuk mengolah cek-cek nasabah dan membuat berbagai laporan rekening Koran dan transaksi yang terjadi
- Perusahaan, untuk mempertahankan persediaan pada tingkat paling rendah agar konsisten dengan jenis barang yang tersedia
9. Analisis dan Desain Sistem
Analisis sistem sangat bergantung pada teori sistem umum sebagai sebuah landasan konseptual. Tujuannya adalah untuk memperbaiki berbagai fungsi di dalam sistem agar lebih efisien, untuk mengubah sasaran sistem , untuk mengganti output, untuk mencapai tujuan yang sama dengan seperangkat input yang lain atau untuk melakukan beberapa perbaikan serupa.
Tahapan dalam menganalisis system
- Definisi masalahnya
- Pahami system tersebut dan buat definisinya
- Alternative apa saja yang tersedia untuk mencapai tujuan dengan memperhatikan modifikasi system tersebut
- Pilih salah satu alternative yang telah dirumuskan pada tahap sebelumnya
- Terapkan alternative tersebut
- Jika memungkinkan harus mencoba mengevaluasi dampak dari perubahan yang telah dilakukan terhadap system.
10. Globalisasi Ekonomi
a. E-commerce dan E-Business
Sebagai akibat dari globalisasi dan meluasnya internet, bisnis berubah atau memperluas model bisnis untuk mengimplementasikan electronic commerce (ecommerce)/perdagangan elektronik dan electronic business (e- business)/bisnis elektronik. Internet secara fundamental mengubah aturan-aturan pelaksanaan bisnis.
b. Keamanan dan Privasi
Bersamaan dengan tumbuhnya ekonomi digital, masyarakat dan organisasi mengembangkan kesadaran tinggi akan isu keamanan dan privasi yang dilibatkan dalam ekonomi saat ini. Hal yang berhubungan dengan keamanan adalah isu privasi.
c. Kolaborasi dan Rekanan
Kolaborasi dan rekanan adalah tren bisnis signifikan yang mempengaruhi aplikasi system informasi.
d. Manajemen Aset Pengetahuan
Pengetahuan adalah hasil dari rangkaian bagaimana memperoses data mentah menjadi informasi yang berguna.
e. Continous Improvement dan Total Quality Management
Sistem informasi mengotomatisasi dan mendukung proses bisnis. Dalam usaha untuk terus-menerus memperbaiki proses bisnis. Continous Process Improvement memeriksa proses bisnis untuk mengimplementasikan serangkaian perubahan/perbaikan.
f. Design Ulang proses bisnis
System informasi hanya mengotomatisasi banyak hal yang tidak efisien ini. Oleh karena itu dibutuhkan suatu desain ulang proses bisnis.
g. Aplikasi Enterprise
BAB I
ASUMSI PERANAN PENGANALISIS SISTEM
Informasi
Informasi adalah sebuah sumber organisasi dimana harus diatur secara baik seperti sumber daya lainnya. Prose informasi harus diatur untuk mendapatkan keunggulan potensial informasi.
Kategori
Ada 8 kategori system informasi
- Transaction processing systems (TPS)
- Office automation systems (OAS)
- Knowledge work systems (KWS)
- Management information systems (MIS)
- Decision support systems (DSS)
- Expert systems (ES)
- Group decision support systems (GDSS)
- Executive support systems (EES)
Teknologi baru
Teknologi baru diintegrasikan dengan system tradisional
- Ecommerce menggunakan Web untuk melakukan aktifitas bisnis
- Enterprise Resource Planning (ERP) mengintegrasikan banyak sistem informasi yang berbeda dalam suatu perusahaan
- Peralatan Wireless and handheld , termasuk mobile commerce (mcommerce)
- Open source software
Keuntungan menggunakan Web
- Meningkatkan kepedulian terhadap ketersediaan layanan, produk, orang atau group
- 24 jam akses users
- Disain interface standard
- Menciptakan sistem global
Analisa dan Perancangan System
Analisa dan perancangan sistem adalah sebuah pendekatan sistematik untuk mengidentifikasi masalah, kesempatan, tujuan; analisa aliran informasi organisasi; dan merancang sistem informasi terkomputer untuk menyelesaikan sebuah masalah
Analis system
Analis Sistem adalah problem solvers, dan membutuhkan keahlian komunikasi, yang berfungsi sebagai konsultan bisnis, men-support para expert dalam bisnis dan agen perubahan.
Siklus Hidup Pengembangan System
Siklus Hidup pengembangan sistem adalah sebuah pendekatan sistem untuk menyelesaikan masalah bisnis yang terdiri dai 7 fase yaitu
- Pengenalan dan keterlibatan personal
- Menentukan kebutuhan informasi dan keterlibatan personal
- Analisa kebutuhan system dan keterlibatan personal
- Merancang system yang direkomendasikan dan personnel involved
- Mengembangkan dan mendokumentasikan program dan keterlibatan personel
- Testing dan implementasi system
- Implementasi dan evaluasi system dan keterlibatan personal
Perbaikan Sistem
- Rapid Aplication Development yaitu pendekatan orentasi objek untuk pengembangan siste
- Maintenance Sistem yaitu menghilangkan error yang tidak terdeteksi dan meningkatkan software yang ada
- Peningkatan Sistem, dengan alasa menambah fitur tambahan pada system, kebutuhan bisnis, teknologi hardware dll
Tool CASE
Tool CASE adalah otomatis, paket software secara microcomputer untuk analisa dan didesain system. Ada empat alas an untuk penggunaan tool CASE yaitu:
- Untuk meningkatkan produktifitas analis system
- Perantara komunikasi antara analis dan user
- Menyiapkan kontinuitas diantara fase siklus hidup
- Untuk mengetahui pengaruh dari maintenance
Tool CASE dibagi menjadi bebrapa katogori yaitu:
- Upper CASE (front-end CASE), digunakan untuk melakukan analisa dan disain
- Lower CASE (back-end CASE).,dimana men-geterete kode sumber bahasa program dari desain CASE
- Integrated CASE, melakukan fungsi upper and lower CASE
Analisa dan perancangan system berorientasi obyek
- Analisa dan disain berorientasi Obyek/Oriented (O-O) digunakan untuk membuat program berorientasi obyek
- Pemograman O-O tidak hanya mencakup kode tentang data, namun juga instruksi tentang operasi yang harus ditampilkan atasnya
Tipe Analisa dan Disain O-O
- Ada tiga analisa dan disain O-O :
- Analisa berorientasi Obyek / Object-Oriented Analysis (OOA)
- Disain berorientasi obyek / Object-Oriented Design (OOD)
- Unifield Modeling Language (UML), suatu bahasa standar pemodelan berorientasi obyek
Metodologi Alternatif
Metodologi alternative adalah tersedia untuk analisa system.
Yang termasuk dalam metodologi alternatif yaitu :
- Prototyping
- ETHICS
- Project champions
- Soft System Methodologi
- Multi-view


